Jawaban:
Disunahkan membaca doa qunut ketika iktidal pada rakaat kedua salat Subuh, setelah membaca zikir iktidal yang biasa dibaca.
Hal ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Nihayatul Muhtaj:
(ويسن القنوت في اعتدال ثانية الصبح) بعد إتيانه بالذكر الراتب كما ذكره البغوي ونقله عن النص، وفي العدة نحوه خلافا لما في الإقليد. اهـ نهاية المحتاج (ج ١ ص ٥٠٢)
Artinya:
“Disunahkan membaca qunut ketika iktidal pada rakaat kedua salat Subuh, setelah membaca zikir yang rutin dibaca, sebagaimana disebutkan oleh al-Baghawi dan dinukilnya dari an-Nash. Dalam kitab al-‘Uddah juga disebutkan hal serupa, berbeda dengan keterangan dalam kitab al-Iqlid.”
